Walikota Padang Angkat Piala Kemenangan Porprov XIV 2016 
ExposSumbar,Padang -Dalam penutupan Porprov XIV  2016, Selasa 29 November 2016 yang dilaksanakan di di Stadion GOR H. Agus Salim. Kota Padang mendominasi perolehan medali dengan raihan 206 medali emas,134 perak dan 139 perunggu. Padang juga menjuarai 12 cabang olahraga yang diperlombakan dan sukses meraih sebagai juara umum dalam helatan iven bergensi selakali dalam dua tahun tersebut.
Porprov XIV di Padang yang digelar sejak 19 November lalu resmi ditutup Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit sekitar pukul 15.00 Wib dan sekaligus dilakukan penyerahan bendara Komite Olahraga Nasional lndonesi(KONI) Sumatera Barat dari tuan rumah Porprov Sumbar XIV-2016 ke Kabupaten Padang Pariaman sebagai tuan rumah Porprov Sumbar XV-2018.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit Bersama Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah Angkat Piala Kemenangan Porprov XIV
Pada hasil akhir Porprov XIV 2016 yang diumumkan dalam penutupan jelang waktu Magrib itu, Kota Padang selaku tuan rumah Porprov Sumbar XIV-2016 meraih juara umum dengan total 206 medali emas,134 perak dan 139 perunggu keluar sebagai juara umum

Sementara di posisi kedua ditempati Kota Bukittinggi dengan perolehan medali 67 emas, 80 perak dan 63 perunggu. Sedangkan, di posisi ketiga diraih Kabupaten Agam dengan perolehan 62 emas, 59 perak dan 63 perunggu.

Untuk posisi ke – 4,5,6,7,8,9 dan 10 diikuti masing-masing secara berurutan oleh kabupaten Limapuluh kota, Padangpariaman, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Sawahlunto, Tanah Datar, dan Payakumbuh.

Pada kesempatan itu, panitia juga mengumumkan pemenang tim rantau terbaik I yang diraih oleh Kabupaten Agam dan terbaik II diraih Pesisir Selatan.


Dalam upacara penutupan itu Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mengucapkan terimakasih kepada seluruh atlet Kota Padang, karena telah membawa kota ini kembali menjadi juara  umum. “Prestasi sebagai juara umum ini adalah hadiah terbesar bagi kami Pemerintah Kota Padang,” ujar Mahyeldi.

Ia mengatakan, menjalankan iven ini bukanlah hal yang mudah bagi pihaknya, banyak kendala dari yang teknis hingga non-teknis telah dilalui bersama-sama demi kelancaran even ini. "Apa pun yang menjadi kekurangan yang terjadi dalam penyelenggaran ini kami ucapkan maaf, dan kekurangan tersebut akan menjadi catatan khusus bagi kami untuk proses iven pada kabupaten/kota berikutnya," ujarnya.

Ia menambahkan, semangat sportifitas olahraga akan tertanam di hati masyarakat pada umumnya, dan pihaknya sangat mengapresiasi atas prestasi yang diraih selama berjalannya even ini. "Bagi atlet yang kurang beruntung jangan patah semangat karena tidak ada prestasi tanpa usaha dan kerja keras," pungkasnya.

Selanjutnya, Pemerintah Kota juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam mensukseskan agenda besar tingkat provinsi ini. Dukungan dari berbagai pihak tersebut pun, telah menjadi penyokong utama suksesnya acara ini. Adapun kendala -kendala selama penyelenggaraan Porprov telah coba diurai oleh Pemerintah Kota Padang.
Penyerahan Bendera KONI ke Tuan Rumah Porprov XV Kab Padangpariaman
Lebihlanjut tutur walikota, atas nama Pemerintah Kota Padang, ia memohon maaf yang sedalam dalamnya jika selama penyelenggaraan ada berbagai kekurangan. “Porprov memang  telah berakhir. Namun, ia yakin semangat sportifitas olahraga harus dijaga,” tuturnya.

Di tempat yang sama Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit mengatakan, untuk Porprov selanjutnya di tahun 2018 nanti, akan diselenggarakan di Kabupaten Padangpariaman.


“Dari evaluasi Kota Padang yang mampu meraih 50 persen dari jumlah total medali emas yang diperbutkan, kabupaten /kota terbaik punya sarana prasarana olahraga. Untuk itu ke depan, kabupaten/kota diharapkan menyediakan sarana dan prasarana untuk berlatih. “Kita akan terus evaluasi hal ini,”sebut Nasrul Abit.

"Penyelengggaraan Porprov ke-XV nantinya di Padangpariaman akan menjadi gerbang persiapan untuk menghadapi PON di Papua 4 tahun mendatang. Atlet yang terbaik akan dibawa ke PON. Ia meminta pengurus cabang olahraga untuk berbenah. Sehingga tahun 2020 Sumbar benar-benar siap menghadapi PON di Papua, " ungkapnya.

Terlihat pada upacara penutupan juga berlansung dimeriahkan dengan senam gemu famire (senam Maumere) oleh personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang. Sekitar 30 personil Satpol PP tampil ciamik dengan gaya dan gerak mereka sendiri. Juga tak kalah menariknya pada penutupan itu juga dimeriahkan dengan tarian piring dengan penampilan tarian piring sekaligus menginjang tumpukan beling/ pecahan kaca.
Persembahan Tari Piring Penutupan Porprov XIV 2016 Sumbar 
Penutupan dilanjutkan dengan  penurunan bendera Porprov XIV, dan penyerahan bendera Porprov Sumbar dari Walikota Padang kepada Ketua Umum KONI Sumbar untuk selanjutnya diserahkan kepada tuan rumah Porprov Kabupaten Padangpariaman.(***)

 
Top