ExposSumbar, PADANG - Waikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah menginginkan objek wisata Pantai Air Manis menjadi ikonnya pariwisata Kota Padang. Objek wisata ini agar lebih banyak dikunjungi wisatawan sehingga dapat meningkatkan pendapatan warga setempat.
 
"Saya ingin Pantai Air Manis menjadi ikon wisata Kota Padang. Banyak dikunjungi. Otomatis akan meningkatkan ekonomi masyarakat, " kata Mahyeldi saat berdialog dengan warga usai melaksanakan shalat Jumat di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Kelurahan Air Manis, Padang Selatan, Jumat (10/3).
 
Tentunya, kata Mahyeldi. perlu pembenahan kawasan dengan menambah akses jalan dan menata lokasi pedagang yang berjualan di lokasi.
 
"Proses itu sedang dilaksanakan.Jalan dari Gunung Padang ke Pantai Air Manis sudah dibuka. Jalan dari Teluk Bayur juga akan dibangun, sehingga akses jalan lebih banyak dan dapat ditempuh kendaraan besar, " ujar Walikota.
 
Menurut Mahyeldi, yang lebih penting adalah meningkatkan kesadaran warga setempat dalam menjaga kebersihan serta selalu bersikap ramah kepada pengunjung agar mereka merasa nyaman dan betah berada di lokasi. "Jangan sampai menunjukkan perilaku yang kurang baik dan merugikan pengunjung sehingga mereka tidak berkenan dan kapok datang kemari, " imbuhnya.
 
Untuk diketahui, objek wisata Pantai Air Manis sudah dikenal sejak lama. Pantai menawan di Kecamatan Padang Selatan ini memiliki legenda yang tersohor. Dimana terdapat sebuah batu menyerupai kapal yang dipercaya sebagai milik Malin Kundang yang dikutuk ibunya karena durhaka. 

Pada kesempatan bertajuk "Jumat Keliling" yang merupakan program rutin setiap jumat ini, Walikota Padang berdialog dengan masyarakat. Selain menanggapi curahan hati (curhat) warga, Walikota beserta sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mendampingi juga berbesar hati menerima kritikan dan saran.
 
Diantara "curhatan" warga yang langsung ditanggapi Walikota Mahyeldi adalah tentang penataan pedagang di Pantai Air Manis dan kebutuhan sekolah setingkat SMP serta desakan pembangunan jalan agar dipercepat.
 
"Apa yang disampaikan warga akan kita pikirkan dan kita laksanakan. Bila untuk kesejahteraan bersama akan dipercepat," sebutnya.
 
Usai berdialog, Walikota menyerahkan bantuan untuk pembangunan masjid dan seperangkat kitab literasi termasuk Al Quran dengan terjemahan bahasa Minang. (Hms)
 
Top