Rapat Pleno Partai Golkar Padang

ExposSumbar.PADANG - Partai Golkar Kota Padang, Sumatera Barat memutuskan akan berkoalisi dengan beberapa partai untuk mengusung pasangan Emzalmi dan Desri Ayunda dalam Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang tahun 2018.

"Kami telah bersepakat untuk mendukung Emzalmi dan Desri Ayunda dalam Pilkada nanti, sejauh ini sudah ada sejauh empat partai yang akan mendukung pasangan ini," kata Ketua DPD Golkar Padang Wahyu Iramana Putra setelah rapat pleno partai di Padang, Sabtu (23/9)

Wahyu mengatakan dalam waktu dekat pihaknya dan partai lainnya akan melakukan deklarasi mengusung Emzalmi dan Desri Ayunda dalam Pilkada 2018.

"Kita akan mendeklarasikan pasangan ini pada awal Oktober 2017 agar tim pemenangan segera bekerja dalam menghadapi tahapan pemilu," kata dia. 

Wahyu menerangkan pemilihan Emzalmi-Desri Ayunda ini merupakan hasil rapat pleno pada Sabtu (23/9) yang diikuti oleh pimpinan kecamatan dan kader partai Golkar Kota Padang.

"Selanjutnya hasil ini akan dilaporkan kepada DPD Provinsi dan DPP Golkar," kata Wahyu.

Ia mengatakan dari survei yang dilakukan oleh partai hanya Emzalmi yang memiliki kemampuan bersaing dengan Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah dalam pilkada nanti.

Selain itu Emzalmi merupakan seorang birokrat senior yang sangat paham dengan kota ini. Sedangkan Desri merupakan sosok pemimpin perusahaan yang handal dan professional, beberapa kalangan meyakini Desri Ayunda mampu dan tepat untuk mendampingi Emzalmi 

"Kami menilai duet pasangan Emzalmi bersama Desri Ayunda memiliki kemampuan untuk mengalahkan calon lainnya," kata dia.

Terkait Weno Aulia durin yang sebelumnya akan didukung Golkar dalam Pilkada Padang. Ia menjelaskan Weno Aulia Durin mengundurkan diri dalam pencalonan karena alasan keluarga.

"Kita sudah berkomunikasi dengan Weno, ia mengatakan tidak  ingin maju karena beberapa alasan. Lalu kami lakukan rapat pleno untuk menentukan siapa calon yang akan kami dukung dalam Pilkada ini" kata dia.

Ia mengatakan sejak awal Partai Golkar telah melakukan penjaringan dalam mengahadapi Pilkada baik dari kader partai maupun fungsionaris partai.

Beberapa nama yang masuk penjaringan seperti Weno Aulia Duri, Zulhardi Z Latif, Irwan Basir, Syafril Basir dan Afrizal. Hasilnya Golkar mendukung Weno Aulia dan memberikan batas waktu untuk menjalin komunikasi dengan partai lain.

Selang beberapa bulan, Weno mengatakan dirinya mengundurkan diri untuk maju dalam Pilkada Padang dari Partai Golkar. 

"Kami langsung melakukan rapat untuk menentukan arah dukungan. Hasilnya kami sepakat untuk mendukung pasangan Emzalmi dan Desri Ayunda yang merupakan putra asli daerah," ungkap Wahyu.(BI)
 
Top