Ekspos Sumbar (50 Kota) - Kenagarian Taram, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota berhasil menjadi juara pertama dalam lomba nagari berprestasi tingkat ProvinsiSumatera Barat tahun 2019. Taram tampil menjadi yang terbaik dari 647 nagari lainnya di Sumatera Barat yang ditandai dengan keluarnya Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumbar tentang penetapan pemenang perlombaan nagari dan kelurahan berprestasi.

Berdasarkan hasil penilaian oleh tim penilai perlombaan nagari dan kelurahan berprestasi telah didapatkan Nagari Taram sebagai terbaik pertama tingkat Provinsi Sumatera Barat dan berhak mewakili sumbar pada lomba nagari/desa tingkat nasional mengungguli Nagari Cubadak, Tanah Datar, Desa Sikabu Kota Pariaman, serta Nagari Ampiang Parak, Kabupaten Pesisir Selatan yang masing-masing berada di posisi kedua, tiga dan empat.

"Selamat kepada Nagari Taram yang telah berhasil menjadi terbaik pertama, dan mewakili Provinsi  Sumatera Barat ke tingkat nasional. Kita berdoa, semoga kita kembali menjadi yang terbaik di tingkat nasional," ujar Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi ketika menyerahkan SK Gubernur kepada Wali Nagari Taram, Defrianto Ifkar di Taram, Senin (7/9).

Menurut bupati, berhasilnya Nagari Taram menjadi yang terbaik tidak terlepas dari berbagai gagasan dan inovasi yang telah dibuat di nagari tersebut baik di bidang pemerintahan, kewilayahan, dan bidang kemasyarakatan. "Sama-sama kita ketahui Nagari Taram sudah menjadi percontohan bagi nagari lainnya, inilah yang menjadi dasar mengapa kita terpilih menjadi yang terbaik di tingkat sumbar," ungkapnya.


Irfendi juga mengapresiasi pemerintahan Nagari Taram yang berhasil melibatkan semua lapisan masyarakat dalam berbagai kegiatan yang ada di nagari tersebut. "Selamat kepada Nagari Taram. Keberhasilan ini tidak terlepas dari bantuan dan dukungan elemen masyarakat, sehingga Nagari Taram bisa menjadi yang terbaik. Untuk itu, atas nama pemerintah daerah kita sangat mengapresiasi dan terimakasih," ungkap Irfendi Arbi.

Senada kepala Dinas Pemberdayan Masyarakat Desa/Nagari, Alzudri Prama Putra mengatakan, selama ini pemerintah Nagari Taram sukses menciptakan beberapa Inovasi, dan mengali potensi serta menciptakan beberapa produk unggulan di nagarinya. Seperti, Pelayanan Administrasi Terpadu Nagari "PADAN" yang tertuang dalam Peraturan Nagari Nomor 57 Tahun 2018 Tentang Standar Pelayanan.

Selanjutnya, Nagari Taram juga memiliki S-TUNA (Swadaya TUkang Nagari) dimana dalam kegiatan Pembangunan Kelompok Tukang Nagari sesuai SK Wali Nagari Nomor 32 Tahun 2018 menyumbangkan tenaga mereka untuk bekerja selama satu hari dalam seminggu tanpa dibaya.

"Ada lagi Sato Sakaki Membangun Nagari, yakni iyuran sukarela masyarakat Nagari untuk kegiatan pembangunan masyarakat dan salah satu pemanfaatan tanah ulayat sebagai pandam pekuburan," ujarnya.

Nagari Taram juga berhasil mengelola objek wisata kapalo banda Taram dan wisata religi Surau Tuo Taram oleh Kelompok Sadar Wisata yang berintegrasi dengan BUMNAG Nagari. "Hebatnya, di Nagari ini kelompok dasawisma juga membuat pupuk cair dari limb9ah nasi sisa," ungkapnya.


Dibidang kemasyarakatan, Taram juga dinobatkan sebagai pelopor Swa-JKN dimana mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam keikutsertaan dalam Program JKN KIS, menyediakan layanan konsultasi terhadap program JKN KIS, mengintegrasikan data-data penerima manfaat dari program lainnya seperti PKH, RASTRA, BDT dan lainnya.

Serta layanan “Door to Door” untuk mengutip iyuran peserta, sehingga Nagari ini dinobatkan sebagai pelopor desa SwaJKN oleh Badan Penyelengara Jaminan sosial (BPJS) kesehatan yang ditandangani langsung kepala BPJS Kesehatan Prof. Dr. dr. Fachmi Idris, M.Kes

"Masih banyak lagi inovasi lainnya, seperti Rumah Relawan Pelita, Arisan Jamban, Pengelolaan Hutan Nagari bernilai ekonomis yang dikelola oleh lembaga pengelola hutan Nagari," ujarnya.

Selanjutnya, rehabilitasi hutan Nagari melalui penyediaan bibit tanaman, dan Bank Sampah sebagai salah satu Funding Support untuk pembiayaan JKN, pemanfaatan lahan tidur untuk kebun jagung, gebyar taram menunju bebas kanker servik dan kanker payudara dengan posyandu terintegrasi Pemeriksaa IVA.

"Itulah beberapa inovasi dan produk unggulan yang berhasil diciptakan Nagari Taram sehingga berhasil menjadi juara pertama pada lomba berprestasi tingkat provinsi. Kita optimis, dengan beberapa program unggulan ini, nantinya Nagari Taram mampu menjadi yang terbaik di tingkat nasional," jelasnya.

Sebelumnya, ketua tim penilai yang juga kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ProvinsiSumatera Barat, Drs. H. Syafrizal. MM ketika melakukan penilaian di Nagari ini juga memberikan apresiasi. Bahkan melontarkan pujian atas kekompakan masyarakat di Nagari tersebut. “Saya Lihat dari beberapa Nagari yang sudah dinilai, Nagari ini yang paling lengkap. Semua masyarakat ada disini mulai dari Niniak Mamak,  Bundo Kanduang, dan  tokoh masyarakat,” ujarnya.

Dirinya juga mengapresiasi, pemda setempat yang telah melakukakan pembinaan kepada Nagari-Nagari sehingga dapat mewujudkan Inovasi yang baik bagi masyakat.

Sementara itu, Wali Nagari Taram, Defrianto Ifkar ketika dimintai keteranganya mengatakan, keberhasilan Nagari Taram menjadi yang terbaik di ProvinsiSumbar akan lebih memotivasi pemerintahan nagari untuk lebih baik lagi ke depannya.

"Ini menjadi modal bagi kami, untuk lebih berbenah lagi, masih banyak potensi yang bisa diwujudkan di nagari ini. Seperti peningkatan Sumber Daya Manusia melalui bidang pendidikan dan kesehatan," ujarnya.

Ia juga mengucapkan apresiasi dan terimakasih atas dukungan masyarakat selama ini, baik dalam mewujudkan suatu program yang telah direncanakan di nagari. dirinya juga menyampaikan terimakasih kepada pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan dan pembinaan di nagarinya.

"Dukungan masyarakat serta pembinaan yang diberikan pemerintah daerah selama ini sangat bagus, begitu juga suport bupati, hal itulah yang menjadi motivasi bagi kami untuk tampil lebih baik lagi," tutupnya. (*)
 
Top