Ekspos Sumbar (50 Kota) - Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi kembali sukses meraih Penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA). Hebatnya, prestasi yang ketiga kalinya ini Irfendi Arbi berhasil menaikan peringkat dari pratama menjadi kategori madya. 

Penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak itu berhasil diraih karena Irfendi Arbi dinilai telah menyelenggarakan kebijakan, program dan kegiatan dalam upaya pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak.

Prestasi yang ketiga kalinya diraih itu diserahkan langsung oleh Menteri Pembedayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Yohana Susana Yambise kepada Irfendi Arbi pada Hari Anak Nasional (HAN) di Hotel Four Points Kota Makassar Sulawesi Selatan, Selasa (23/7).

Bupati Irfendi Arbi mengaku sangat bersyukur memperoleh penghargaan tersebut. Ia berharap, prestasi itu semakin memotivasi berbagai pihak di daerah ini untuk mewujudkan hak-hak anak.

“Alhamdulillah, kita kembali mendapatkan penghargaan KLA. Prestasi ini adalah hasil kerja keras kita bersama termasuk masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota, " ujar Irfendi sembari berharap semakin terjamin pemenuhan hak anak.

Dikatakan, pemenuhan hak-hak anak ini sejalan dengan salahsatu misi Kabupaten Limapuluh Kota yaitu terwujudnya daerah yang ramah anak.

Dikatakan, Limapuluh Kota ke depan harus tetap fokus melakukan upaya dalam rangka pemenuhan hak anak.Tidak saja dalam bentuk sekolah ramah anak dan pola asuh, namun juga dalam hal penyediaan makanan dan lingkungan yang sehat.

“Untuk terwujudnya Kabupaten Layak Anak, maka pemenuhan hak-hak anak di daerah ini bukan hanya menjadi tanggungjawab dinas terkait seperti DP3AP2KB, tapi juga menjadi urusan OPD lainnya yang masuk dalam gugus tugas Kabupaten Layak Anak yang antara lain Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Dispora, Dinas LHD dan Perkim, Disdukcapil, Dinas PU,” tutur Irfendi. 

Sejumlah tokoh masyarakat mengapresiasi kebolehan bergengsi tersebut. Menurut mereka, prestasi tidak terlepas dari keseriusan Bupati Irfendi Arbi mewujudkan Limapuluh Kota yang peduli dengan hak-hak anak. 

"Penghargaan itu merupakan bukti komitmen dan kepedulian Bupati Irfendi Arbi terhadap kehidupan dan masa depan anak di Kabupaten Limapuluh Kota," ungkap Ketua Bamus Kenagarian Guguak VIII Koto Kecamatan Guguak Fakhri Dt. Sumu. 

Menurut Fakhri, penghargaan itu merupakan pengakuan bahwa Kabupaten Limapuluh Kota adalah tempat tinggal yang layak bagi anak.

Sebelumnya Menteri Yohana Susana Yambise dalam sambutannya mengatakan, penghargaan itu adalah komitmen negara untuk menjamin pelindungan anak, termasuk kewajiban pemerintah daerah untuk melaksanakan pelindungan anak.

"Selamat kepada seluruh kabupaten/kota dan provinsi yang mendapat penghargaan. Semoga tahun depan jumlah dan kualitasnya lebih meningkat," ujarnya

Dikatakan Yohana, sebelumnya penghargaan KLA ini dilakukan dua tahun sekali, tetapi saya katakan harus diberikan setiap tahun agar pemerintah kabupaten/kota bekerja keras memenuhi indikator KLA ini.

Secara nasional, pihaknya menargetkan tahun 2030 Indonesia sudah mencapai layak anak. Syaratnya seluruh kabupaten/kota harus 100 persen menjadi KLA.

Senada, Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Lenny N Rosalin mengemukakan penghargaan KLA 2019 merupakan bentuk apresiasi bagi daerah yang berkomitmen tinggi yang diwujudkan dalam upaya konkret untuk pemenuhan hak dan perlindungan anak.

"Ada empat tahapan dalam proses evaluasi. Pertama, penilaian mandiri oleh masing-masing daerah. Kedua, verifikasi administrasi. Ketiga, verifikasi lapangan, dan keempat verifikasi final," jelasnya. (Her)
 
Top